Terin9at Khadijah, di ujun9 hayatnya... Wahai Muhammad, kekasihku... Andai tulan9 belulan9ku laku dijual, maka biarlah uan9nya untuk membantu perjuan9anmu wahai suamiku, wahai kekasihku, wahai Nabiyallaah... Kita...???
Empat malaikat mencari di mana 9eran9an Nabiyallah Muhammad... Mereka Izrail, Israfil, Jibril dan Mikail...Hari itu hari di mana semua yan9 telah mati diban9kitkan kembali. Tapi tidak ada yan9 bisa dan boleh diban9kitkan, kecuali Nabi Muhammad diban9kitkan terlebih dulu...
Empat malaikat itu hampir-hampir tidak dapat menemukan di mana makam Rasulullah. Semua bumi tampak sama, kosong dan datar. Hingga Allah mmberi Cahaya-Nya...Den9an cahaya itu, memancar cahaya dari tempat di mana Rasulullaah dikuburkan. Lalu malaikat tersebut salin9 menunjuk siapa yan9 pantas memban9unkan? Semua sepakat menunjuk Jibril, sebab kedekatannya den9an Nabi Muhammad shollaa 'alaih.
Jibril mmberi salam dan membangunkan Rasul. Saat ban9un, Rasul bertanya, hari apakah ini? Dijawab oleh Jibril, inilah hari yan9 telah dijanjikan Allah, hari di mana pintu neraka dibuka dan sur9a dihias. Inilah hari yan9 ju9a telah Allah janjikan, bahwa manusia akan dibangkitkan, dihidupkan kembali, untuk bertan9un9 jawab atas semua yan9 telah dilakukan. Hari di mana hanya Allah yan9 memiliki kekuasaan dan tidak ada perlindun9an kecuali perlindun9annya Allah...
Jibril terus bercerita... Menceritakan keadaan hari itu. Hin99a Rasul memotong den9an pertanyaan yan9 harusnya bertambah kecintaan kita padanya... Rasul bertanya, di hari beliau diban9kitkan... "Wahai Jibril, aina ummatii...? Di mana ummatku...? 9imana ummatku...?" Rasul tahu hari berban9kit itu kayak apa. Rasul ju9a tahu, hampir-hampir ummatnya tidak ada yan9 selamat. Karena kuatirnya, beliau bertanya... Tentan9 kita... Subhaanallaah...
Padahal kita yan9 ditanya 9ak pernah kuatir apakah hari ini sudah bershalawat atau belum. Dhuha tidak pa9i tadi. Bakal tahajjud 9ak malam ini. 9ak kuatir. Rasul be9itu kuatir sama kita. Tapi be9itulah, kitanya malah 9ak kenal. Harusnya diprsiapkan kado untuk nya. Rasul kuatir sama kita, sampe-sampe ban9un dari tidur panjan9nya, yan9 ditanya di mana ummatnya? 9imana nasib ummatnya? Di hari yan9 penuh kesusahan tersebut.
Tapi yan9 dikuatirin, 9ak mau berusaha mencintainya. Cape' dikit, udah 9ak nyari masjid. 9elar sajadah saja, seadanya. Asta9hfirullaah... Jibril memberi tahu Nabi, bahwa Nabi diberikan hak memberi syafaat di hari berban9kit ini. Padahal katanya hari ini hanya punya Allah. Tapi itulah. Sebab dialah Muhammad, Kekasih Allah. Dan Allah men9istimewakan bukan hanya nabi-Nya, tapi ju9a ummat nabi-Nya. Syafaat di hari berban9kit, pun dikuasakan pula kepada Rasulullah Muhammad. Untuk diberikan kepada ummatnya Rasul. Hin99a para nabi pun menyuruh ummatnya semua, pada zamannya dulu masin9-masin9 untuk se9era mencari Muhammad dan berada di barisannya beliau.
Adakah kemudian kita dikenali Rasul seba9ai pecintanya? Jawabannya, ada pada diri saudara semua. Mulailah den9an banyak-banyak bershalawat. Buatlah janji kecil. Janji kecil yan9 tak perlu atas nama Rasul dan Tuhannya. Bahwa kita insyaAllah mau ban9un malam, malam ini, dan mendoakannya di sajadah tahajjud kita.
Doa kepada siapa yan9 lebih utama? Kecuali doa buat Rasul. Sebab doa itu akan kembali la9i kepada yan9 mendoakan. Subhaanallaah. Boleh ju9a doa dalam bentuk shalawat. Shalawat yan9 beda. Sebab dibacanya, saat tahajjud nanti malam. Lalu sempurnakan den9an shubuhan berjamaah di mesjid. Tentu saja shubuhan di mesjid adalah untuk para lelaki. Biarlah malam ini dan esok pa9inya, menjadi awal la9i ba9i kita untuk belajar tentan9 Rasul dan belajar mencintainya...
Salam, saudara kalian semua...
Empat malaikat itu hampir-hampir tidak dapat menemukan di mana makam Rasulullah. Semua bumi tampak sama, kosong dan datar. Hingga Allah mmberi Cahaya-Nya...Den9an cahaya itu, memancar cahaya dari tempat di mana Rasulullaah dikuburkan. Lalu malaikat tersebut salin9 menunjuk siapa yan9 pantas memban9unkan? Semua sepakat menunjuk Jibril, sebab kedekatannya den9an Nabi Muhammad shollaa 'alaih.
Jibril mmberi salam dan membangunkan Rasul. Saat ban9un, Rasul bertanya, hari apakah ini? Dijawab oleh Jibril, inilah hari yan9 telah dijanjikan Allah, hari di mana pintu neraka dibuka dan sur9a dihias. Inilah hari yan9 ju9a telah Allah janjikan, bahwa manusia akan dibangkitkan, dihidupkan kembali, untuk bertan9un9 jawab atas semua yan9 telah dilakukan. Hari di mana hanya Allah yan9 memiliki kekuasaan dan tidak ada perlindun9an kecuali perlindun9annya Allah...
Jibril terus bercerita... Menceritakan keadaan hari itu. Hin99a Rasul memotong den9an pertanyaan yan9 harusnya bertambah kecintaan kita padanya... Rasul bertanya, di hari beliau diban9kitkan... "Wahai Jibril, aina ummatii...? Di mana ummatku...? 9imana ummatku...?" Rasul tahu hari berban9kit itu kayak apa. Rasul ju9a tahu, hampir-hampir ummatnya tidak ada yan9 selamat. Karena kuatirnya, beliau bertanya... Tentan9 kita... Subhaanallaah...
Padahal kita yan9 ditanya 9ak pernah kuatir apakah hari ini sudah bershalawat atau belum. Dhuha tidak pa9i tadi. Bakal tahajjud 9ak malam ini. 9ak kuatir. Rasul be9itu kuatir sama kita. Tapi be9itulah, kitanya malah 9ak kenal. Harusnya diprsiapkan kado untuk nya. Rasul kuatir sama kita, sampe-sampe ban9un dari tidur panjan9nya, yan9 ditanya di mana ummatnya? 9imana nasib ummatnya? Di hari yan9 penuh kesusahan tersebut.
Tapi yan9 dikuatirin, 9ak mau berusaha mencintainya. Cape' dikit, udah 9ak nyari masjid. 9elar sajadah saja, seadanya. Asta9hfirullaah... Jibril memberi tahu Nabi, bahwa Nabi diberikan hak memberi syafaat di hari berban9kit ini. Padahal katanya hari ini hanya punya Allah. Tapi itulah. Sebab dialah Muhammad, Kekasih Allah. Dan Allah men9istimewakan bukan hanya nabi-Nya, tapi ju9a ummat nabi-Nya. Syafaat di hari berban9kit, pun dikuasakan pula kepada Rasulullah Muhammad. Untuk diberikan kepada ummatnya Rasul. Hin99a para nabi pun menyuruh ummatnya semua, pada zamannya dulu masin9-masin9 untuk se9era mencari Muhammad dan berada di barisannya beliau.
Adakah kemudian kita dikenali Rasul seba9ai pecintanya? Jawabannya, ada pada diri saudara semua. Mulailah den9an banyak-banyak bershalawat. Buatlah janji kecil. Janji kecil yan9 tak perlu atas nama Rasul dan Tuhannya. Bahwa kita insyaAllah mau ban9un malam, malam ini, dan mendoakannya di sajadah tahajjud kita.
Doa kepada siapa yan9 lebih utama? Kecuali doa buat Rasul. Sebab doa itu akan kembali la9i kepada yan9 mendoakan. Subhaanallaah. Boleh ju9a doa dalam bentuk shalawat. Shalawat yan9 beda. Sebab dibacanya, saat tahajjud nanti malam. Lalu sempurnakan den9an shubuhan berjamaah di mesjid. Tentu saja shubuhan di mesjid adalah untuk para lelaki. Biarlah malam ini dan esok pa9inya, menjadi awal la9i ba9i kita untuk belajar tentan9 Rasul dan belajar mencintainya...
Salam, saudara kalian semua...
Semo9a kita semua bisa satu sur9a bersama Nabi Muhammad dan keluar9a dan sahabat-sahabatnya. Aamiin.....
[Ust. Yusuf Mansur]
"5 Feb 2012 (maulid Rasulullah n my birthday)"